kucing hitam
Dikarenakan koneksi internet di rumah sudah tiada (modem 3g nya dijual), maka aku mengalami kesulitan untuk blogging. Sekarang paling2 cuma bisa onlen pake gprs, bisanya buka facebook dan email. Blog memang bisa dibuka, tapi bisa baca aja. How should I post? Hape KE770 ini kurang memadai untuk itu. Selain itu, pake gprs membuat billing bengkak. Duh.. puyenk. Akhirnya cari info cara posting lewat hape tu gimana. Di wp bisa by email. Dan ini posting pertamaku! [Category me] [] Lebih Lanjutnya..
kucing hitam
Jika sekiranya ada yang tertarik dengan berinvestasi di Jogja. Mungkin bisa mengunjungi W-Property.
Bukan merupakan agen properti ternama, tapi sedang mencoba peruntungan di bidang ini.


Modal awalnya juga karena si pemilik tanah/rumah yang mau dijual itu masih merupakan kerabat atau teman sendiri. Jadi lokasinya pun masih terbatas. Ee.. tapi tidak menutup kemungkinan untuk bertambah loh!
Kalau kamu mau tanah/rumah kamu di list tentu saja bisa. Free of charge! (charge nya ntar kalo udah laku hahahah)

Tidak ada salahnya kan belajar apa saja. Apalagi jika memang bisa menambah penghasilan. :)




Lebih Lanjutnya..
kucing hitam
Baru belajar cara ngutak atik blog neh. Belajar cara memenggal tulisan jadi sperti ini

saking asyiknya, malah jadi lupa posting.... wahhaha
moga aja bisa cepet posting baru lagi.



Lebih Lanjutnya..
kucing hitam
Tadinya gak pernah kepikiran untuk nonton. Wong tau jadwal rilisnya aja nggak. Tapi ntah habis ngimpi apa gitu semalem. Tau-tau aja diajakin nonton sama temen-temennya masku hari Minggu malem. Film nya mulai jam 9 di Cinema XXI dan diriku ini dateng jam 9.

Gak sempet tengak tengok kanan kiri, langsung aja ngeloyor ke studio 2 tempat diputernya tu film.Padahal itu kali pertama aku masuk ke Cinema XXI. Aku ingin lebih menikmati suasananya dulu.

Namun apa daya, filmnya udah mau dimulai..

Acara nonton ini sepertinya memang sudah diridhoi banget (tiket aja gratisan hohoho). Tempat duduknya pun amat sangat strategis. Pas di tengah-tengah! Jadilah dengan santai dan nyaman aku menonton film ini. Walau tanpa cemilan dan minuman.



Secara garis besar sih inti cerita sudah seperti sinopsis film yang sudah dijabarin dimana-mana itu. Tapiiii…. kode-kode yang difilmkan tidak seperti yang aku harapkan sebelumnya. Walaupun aku belum membaca novelnya, tapi aku yakin detil-detil ambigram itu lah yang sangat lekat di hati dan pikiran pembacanya. Sayangnya di film nya, cuman dipake sebagai simbol numpang lewat aja. Ukh.. jadi tambah pengen baca novelnya aja deh, biar lebih menikmati.

Yang patut diingat buat yang udah baca novelnya, Jangan menyamakan antara film dan novel. Sekalipun film tersebut merupakan adaptasi dari sebuah novel. It’s different people! Kecuali tiap pembaca membuat film berdasarkan imajinasi tentang novel itu sendiri-sendiri. So pasti dapat memuaskan diri lah.

Makanya buat sebuah film, terlepas dari novel nya. Aku kasih angka 9. Akting bagus, efek keren, pengambilan gambar oke, jalan cerita juga oke. Thriller, komedi, drama dan action tentu saja.

Aku gak gitu pinter untuk mereview sesuatu. Tapi film ini dapet nilai 9 dari skala 1-10. Memang tidak perfect 10 sih.. karena ada beberapa hal yang mengganggu. Di ending-endingnya sih sebenarnya. Tapi karena tidak ingin membocorkan males ngetik panjang-panjang jalan cerita bagi yang belum nonton … mendingan ditonton aja sendiri biar marem!

It’s very recommended movie!

If there’s something wrong.. in the Vatikan.. Who’s you’re gonna call???!! ROBERT LANGDON *dinyanyikan ala Ghostbusters theme*





Lebih Lanjutnya..